Pada tanggal 20 Juni, beberapa kantor berita Inggris, termasuk Telegraph, BBC, dan Observer, secara bersamaan melaporkan bahwa Perdana Menteri Inggris Keir Starmer diperkirakan akan mengundurkan diri pada tanggal 22 Juni.
Menurut Observer, Perdana Menteri Starmer telah menyimpulkan bahwa ia dapat mempertahankan posisinya saat ini setelah berdiskusi dengan para menteri kabinet, penasihat, donatur, dan pemimpin serikat pekerja. Selain itu, beberapa tokoh senior di Partai Buruh mendesaknya untuk membuat pernyataan yang jelas tentang masa depan politiknya paling cepat minggu depan.
Sementara itu, The Telegraph, mengutip sumber yang dekat dengan Perdana Menteri Starmer, mengungkapkan bahwa ia sedang bersiap untuk mengundurkan diri setelah menghadapi penurunan dukungan yang tajam selama akhir pekan.
“Terjadi cukup banyak perubahan kabinet sejak kemenangan Andy Burnham, yang membuat Keir mempertimbangkan kembali komitmennya sebelumnya untuk tetap berkuasa. Perdana Menteri sedang memikirkan cara untuk memperkuat warisannya,” kata seorang pejabat senior pemerintah kepada Telegraph.
Menurut The Times, Andy Burnham saat ini dianggap sebagai kandidat terdepan Partai Buruh untuk menggantikan Starmer. Beberapa hari yang lalu, Burnham dengan mudah mengalahkan politisi Nigel Farage dalam pemilihan sela parlemen.
Kantor Perdana Menteri Inggris belum mengeluarkan komentar resmi terkait laporan-laporan ini.
Sumber: https://vietnamnet.vn/ro-tin-thu-tuong-anh-keir-starmer-se-tu-chuc-vao-tuan-toi-2527848.html

Leave a comment